Sunday, June 7, 2020

Anies Sebut Penumpang Kendaraan Umum Hari Ini Masih Rendah

Anies Sebut Penumpang Kendaraan Umum Hari Ini Masih Rendah

Anies Sebut Penumpang Kendaraan Umum Hari Ini Masih Rendah -

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut jumlah penumpang transportasi umum pada hari pertama perkantoran beroperasi masih rendah. Warga masih lebih banyak memilih menggunakan kendaraan pribadi. Sehingga terlihat kepadatan lalu lintas disejumlah ruas jalan Jakarta.

“Sejauh ini, jumlah penumpang kendaraan umum masih amat rendah. Bisa dibilang tidak padat,” kata Anies saat meninjau titik integrasi transportasi umum Dukuh Atas, Jakarta, Senin (8/6).

Kendati demikian, saat ini Pemprov DKI sedang mengupayakan agar physical distancing tetap terjaga di fasilitas umum. Sebab masih terlihat penumpukan calon penumpang disejumlah titik.

Menurut Anies, tantangan yang paling sulit adalah di tempat transit. Karena lahan antrean terbatas, sedangkan penumpang berpotensi menumpuk. Pengaturan lebih mudah dilakukan di halte mandiri, sebab antrean bisa dilakukan hingga keluar halte.

“Tapi perpindahan antar bis, biasanya tempatnya lebih padat. Tapi tim dari Transjakarta sudah menyiapkan juga untuk mekanismenya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Mendikbud itu mengingatkan, agar masyarakat mentaati protokol kesehatan Covid-19 saat berkegiatan di luar rumah. Berdasarkan pengamatannya di Dukuh Atas, para penumpang seluruhnya sudah menggunakan masker.

Oleh karena itu, dia meminta agar masyarakat saling mengingatkan antar sesama apabila ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan. “Kalau tidak pakai masker memang ada denda Rp 250 ribu, tapi ini bukan soal dendanya, ini soal pencegahan penularannya,” pungkas Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke tahap 4. Kendati demikian, Anies memastikan Covid-19 di ibu kota sudah mulai terkendali.

Anies mengatakan, saat ini di Jakarta hanya menyisakan 66 RW yang masih menjadi zona merah. Oleh karena itu, pada PSBB tahap 4 ini sekaligus sebagai masa transisi ke tahap hidup aman, sehat dan produktif.

“Kami di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta untuk menetapkan status PSBB di DKI Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (4/6).

Masa transisi ini akan berlangsung tanpa batas. Jika Covid-19 semakin terkendali bahkan bisa dihentikan proses penularannya, maka masa transisi akan berakhir pada akhir Juni. Jika tidak maka akan dilanjut hingga pandemi usai.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Anies Sebut Penumpang Kendaraan Umum Hari Ini Masih Rendah

No comments:
Write comments

Get More of our Update