Friday, December 17, 2021

Penyintas Covid-19 Berpotensi Terinfeksi Ulang jika Kena Omicron

Penyintas Covid-19 Berpotensi Terinfeksi Ulang jika Kena Omicron

Penyintas Covid-19 Berpotensi Terinfeksi Ulang jika Kena Omicron -

JawaPos.com – Seseorang yang sudah pernah tertular Covid-19 bersiap terinfeksi lagi jika terpapar varian Omicron. Potensinya bisa mencapai 5,4 kali lebih besar dibanding varian Delta. Itu karena varian Omicron mampu menghindari kekebalan dari infeksi masa lalu atau dua dosis vaksin.

Data itu terungkap lewat pemodelan penelitian Imperial terbaru. Laporan baru dari tim tanggap Covid-19 Imperial College London memperkirakan bahwa risiko infeksi ulang dengan varian Omicron adalah 5,4 kali lebih besar daripada varian Delta.

Para peneliti memperkirakan pertumbuhan dan pelepasan kekebalan dari varian Omicron di Inggris. Mereka menggunakan data dari UKHSA dan NHS untuk semua kasus SARS-CoV-2 yang dikonfirmasi PCR di Inggris yang telah melakukan tes Covid-19 antara 29 November dan 11 Desember 2021.

Secara keseluruhan, 196.463 orang tanpa kegagalan target gen S (kemungkinan terinfeksi varian lain) dan 11.329 kasus dengannya (kemungkinan terinfeksi Omicron) dimasukkan dalam analisis SGTF, serta 122.063 Delta dan 1.846 kasus Omicron dalam genotipe analisis.

Hasilnya menunjukkan bahwa proporsi Omicron di antara semua kasus Covid-19 berlipat ganda setiap 2 hari hingga 11 Desember, diperkirakan dari S-gene Target Failure dan data genotipe. Berdasarkan hasil ini peneliti memperkirakan bahwa jumlah reproduksi (R) dari Omicron berada di atas 3 selama periode penelitian atau cepat bereplikasi.

Untuk menilai dampak Omicron pada tingkat infeksi ulang, para peneliti menggunakan data genotipe. Mereka mengontrol status vaksin, usia, jenis kelamin, etnis, status tanpa gejala, wilayah dan tanggal spesimen. Omicron dikaitkan dengan risiko infeksi ulang 5,4 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan varian Delta.

“Mengukur risiko infeksi ulang dan efektivitas vaksin terhadap Omicron sangat penting untuk memodelkan kemungkinan lintasan gelombang Omicron di masa depan dan dampak potensial dari vaksinasi dan intervensi kesehatan masyarakat lainnya,” kata peneliti dari Imperial College London, Prof Azra Ghani.

Risiko infeksi ulang yang diperkirakan dalam studi saat ini menunjukkan bahwa perlindungan ini telah turun menjadi 19 persen terhadap infeksi Omicron. Studi ini mencakup orang-orang yang diidentifikasi terkena infeksi Omicron karena kegagalan pemeriksaan metode target gen S (SGTF), serta orang-orang dengan data genotipe yang mengkonfirmasi infeksi Omicron.

Penyintas Covid-19 Berpotensi Terinfeksi Ulang jika Kena Omicron

No comments:
Write comments

Get More of our Update