Kasus Harian Korona Naik, Polresta Solo Sebar Tim Pengurai Kerumunan
JawaPos.com – Kasus harian Korona di Kota Solo kembali naik. Kondisi ini menjadikan Solo menjadi salah satu dari 12 kota se-Jateng yang mengalami lonjakan kasus harian.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dalam tiga pekan terakhir dari hasil rapat koordinasi dengan unsur Forkompimda sedikitnya ada 38 kasus Korona di Kota Solo.
“Dari 12 kabupaten/kota di Jateng yang mengalami kenaikan kasus harian, di eks Karesidenan Surakarta ada dua, yakni Karanganyar dan Solo,” kata Ade seperti dikutip Radar Solo.
Untuk itu, Polresta mulai ancang-ancang untuk melakukan pencegahan. Terutama pengawasan terhadap potensi kerumuman. Tim pengurai kerumunan dan Satgas Jogo Tonggo akan semakin diintensifkan.
Selain menanggulangi kasus Korona semakin menyebar, antisipasi juga dilakukan agar varian Omicron tidak sampai masuk ke Indonesia, khsususnya Kota Solo. Seperti dirilis WHO, varian ini lima kali lebih cepat dari virus Corona biasa. Dan 1,3 kali pebih cepat dari varian Delta.
“Kami tidak mau kenaikan kasus yang terjadi pada Juli lalu terjadi lagi. Kami terus berkoodinasi aktif dengan unsur TNI dan pemkot untuk terus menekan angka persebaran Covid di Kota Solo,” katanya.
No comments:
Write comments