Hari Ini, Pemkab Sidoarjo Uji Cepat Masal Covid-19 untuk Umum
JawaPos.com ‒ Pemkab Sidoarjo terus berupaya menekan persebaran korona jenis baru di Kota Delta. Selain upaya pencegahan, dua hari terakhir rapid test dan pemeriksaan swab gencar dilaksanakan di GOR Delta. Pada Sabtu (6/6) dinas kesehatan (dinkes) kembali menemukan warga yang reaktif.
Salah seorang warga yang mengikuti rapid test adalah Khotim. Setelah dipanggil petugas, perempuan 52 tahun itu bergegas maju. Salah satu jari tangan Khotim ditusuk jarum. Petugas lantas menaruh tetesan darah tersebut pada alat uji cepat itu. Selang lima menit, hasilnya diketahui. Warga Gedangan tersebut dinyatakan reaktif. Dia harus mengikuti tahap selanjutnya. Yaitu, pemeriksaan swab.
Uji cepat dan uji swab kemarin kembali dilaksanakan di GOR Delta. Lokasinya berada di depan gedung serbaguna. Total ada 101 warga yang menjalani rapid test. Yang mengikuti uji usap berjumlah 33 orang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg Syaf Satriawarman menuturkan, rapid test ditujukan bagi warga yang statusnya OTG (orang tanpa gejala) dan ODP (orang dalam pemantauan). Mereka merupakan hasil penelusuran dinkes. ’’Hasilnya, tujuh orang dinyatakan reaktif,’’ ungkapnya.
Sementara itu, uji usap diperuntukkan bagi warga yang dinyatakan reaktif ditambah hasil penelusuran puskesmas di seluruh kecamatan. Berbeda dengan rapid test, hasil swab test tidak bisa langsung didapatkan. Syaf mengatakan, hasil uji usap tersebut dikirimkan ke RSUD dr Soetomo, Surabaya, untuk diteliti lebih lanjut. ’’Kami menunggu hasil dari rumah sakit,’’ jelasnya.
Jumat lalu 113 warga menjalani rapid test. Ada enam yang reaktif. Mereka lantas menjalani uji usap bersama 52 orang dari penelusuran puskesmas. Kemarin 101 orang mengikuti pemeriksaan cepat. Hasilnya, tujuh warga dinyatakan reaktif. Ditambah penelusuran puskesmas, total orang yang di-swab mencapai 33 peserta.
Di sisi lain, hari ini, Senin (8/6) pemkab mengadakan rapid test dan uji usap masal lagi. Kali ini menyasar seluruh warga Kota Delta. Lokasinya masih sama di kompleks GOR Delta. Syaf berharap seluruh warga mengikuti kegiatan tersebut. Tujuannya, melihat tingkat kesehatan penduduk. Program itu gratis. Syaratnya cukup menunjukkan KTP Sidoarjo. ’’Per hari kuotanya 200 orang,’’ ucapnya.
No comments:
Write comments